Sedang Membuka Halaman Yang Dituju... Mohon Ditunggu



BERITA

Seputar RSUD Bayu Asih

26/May/2022

Reformasi Birokrasi

RSUD Bayu Asih mendukung Reformasi Birokrasi menuju Birokrasi yang Bersih, Kompeten dan Melayani.

Secara singkat Reformasi birokrasi diartikan sebagai upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik (good governance).

Tujuan dari reformasi birokrasi adalah terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dengan aparatur berintegritas tinggi, produktif, dan melayani secara prima dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik.


26/May/2022

RSUD Bayu Asih melaksanakan vaksinasi tahap 3 (tiga) untuk para lansia.

Sudah 3 sesi vaksinasi kami layani sejak tanggal 10, 17 dan 24 April 2021 bagi para lansia di lingkungan Kabupaten Purwakarta. Kami sebagai vaksinator yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan sudah melayani lebih dari 300 orang sasaran vaksinasi.

Vaksinasi di RSUD Bayu Asih kami laksanakan setiap hari Sabtu, agar tidak mengganggu aktivitas pelayanan dan tidak mengakibatkan kerumunan berlebihan dengan pengunjung lainnya. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di area pelayanan rawat jalan, menggunakan beberapa poliklinik sebagai ruang skrining dan ruang vaksin.

Untuk bisa mendapatkan pelayanan vaksinasi lansia, masyarakat yang berusia lebih dari 59 tahun bisa mendaftarkan diri ke Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta atau puskesmas setempat dengan menyertakan KTP dan nomor telepon calon peserta vaksin. Pelayanan vaksinasi ini tidak dipungut biaya (GRATIS) karena semua vaksin dijamin oleh pemerintah.

 


26/May/2022

Jum’at, 16 April 2021, para manajemen dan tim zona integritas RSUD Bayu Asih melakukan Penandatanganan Deklarasi Membangun Zona Integritas menjadi Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

Penandatanganan juga di ikuti oleh para staf pegawai di lingkungan RSUD Bayu Asih Kabupaten Purwakarta, kami civitas hospitalia berkomitmen siap membangun Zona Integritas dilingkungan RSUD Bayu Asih.

 

 


8.jpg
26/May/2022

Hasil Penilaian Survei Kepuasan Masyarakat (SKM)

Hasil survey dI Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih  ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada seluruh masyarakat yang beraktifitas di Pelayanan Publik. Data yang digunakan dalam analisis selanjutnya diperoleh dari jawaban responden terhadap pertanyaan yang diajukan dalam kuesioner yang telah disebarkan. Kuesioner ini digunakan untuk mengetahui kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Responden yang dipilih merupakan masyarakat yang telah mendapat pelayanan di rumah sakit. Jumlah kuesioner yang berhasil dikumpulkan (mengisi kuesioner) dalam survey ini adalah sebanyak 1.625 (seribu enam ratus dua puluh lima ) responden yang dibagi  berdasarkan 3 (tiga) karakteristik umum responden yaitu Karakterisitik berdasarkan Jenis Kelamin, Umur dan Pekerjaan Adapun hasilnya sebagai berikut :

Karakteristik umum berdasarkan Jenis Kelamin

Jenis Kelamin Jumlah %
Laki – Laki 728 44,8
Peremuan 897 55,2
Jumlah 1625 100

Berdasarkan  karakteristik jenis kelamin pada tabel dan grafik di atas menunjukan bahwa pengunjung yang datang  paling tinggi yaitu  berjenids kelamin perempuan dengan prosentase sebesar 55.2 %

Karakteristik umum berdasarkan umur

Umur Jumlah %
17 –  24 231 14.22
22 – 34 337 20.74
35 – 49 497 30.58
50 – 64 351 21.60
65 209 12.86
Total 1625 100

Berdasarkan  karakteristik Umur pada tabel dan grafik di atas menunjukan bahwa pengunjung yang datang  paling tinggi yaitu  umur 35 – 49  dengan jumlah 497 orang dan  prosentase sebesar 30.58 %

Karakteristisk umum mberdasarkan Pekerjaan

Pekerjaan Jumlah %
Pelajar/ Mahasiswa 108 6.65
PNS/TNI/POLRI 146 8.93
Pegawai Swasta 243 14.95
Wiraswata 275 16.92
Lainnya 854 52.55
Total 1625 100

Berdasarkan  karakteristik Pekerjaan pada tabel dan grafik di atas menunjukan bahwa pengunjung yang datang  paling tinggi yaitu  dengan status lain-lain pekerjaan   sebesar 854 orang dan  prosentase sebesar 52.55 %

Pengolahan dan analisa data

Analisis Tingkat Kepuasan Masyarakat di Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih  yang dilakukan pada hasil survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan di rumah sakit tahun 2019 ini antara lain untuk mengetahui tingkat kepuasan dan ketidakpuasan masyarakat untuk menentukan prioritas pembenahan terhadap pelayanan di rumah sakit, survei kepuasan masyarakat dilakukan pada 4 (empat)  Pelayanan instalasi  yaitu pelayanan di Instalasi Rawat jalan, Instalasi Rawat inap, Instalasi Laoboratorium,  Instalasi Radiologi , Instalasi Gawat Darurat dan   Instalasi Hemodialisa dan Rehabilitasi Medik dengan hasil  sebagai berikut:

Indek Kepuasan Masyarakat Pada Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih

NO Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.17 79.23 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.12 78.09 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.20 79.94 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 3.06 76.48 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.20 80.03  
6 Kompetensi Pelaksana 3.16 78.97 Total : 78.40
7 Perilaku Pelaksana 3.17 79.17 Katagori : BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 3.07 76.65  
9 Sarana dan Prasarana 3.08 77.03  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berdasarkan tabel dan grafik diatas dari 9 (sembilan) unsur pelayanan yang dijadikan parameter dalam pengukuran kepuasan masyarakat dapat disimpulkan bahwa hasil pengukuran indeks kepuasan masyarakat pada Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih berdasarkan Permenpan RB nomor 14 Tahun 2017 mutu Pelayanan dan Kinerja Unit Pelayanan yaitu sebaesar  78.40  dengan katagori B  (Baik).

Adapun Indek Kepuasan Mayarakat  berdsarkan  dari masing – masing unsur layanan pada umum nya Baik  (76.661 – 88.30)  hanya 1 (satu) yang berada pada katagori kurang baik dengan nilai 65.00 – 76.60  yaitu unsur biaya/ tarif.

Untuk lebih jelas dibawah ini kami sajikan data nilai IKM per unit pelayanan  sebagai berikut :

  1. Pelayanan di Instalasi Rawat Jalan

Survei Kepuasan yang dilakukan di Instalasi Rawat Jalan dengan menggunakan sampel Krejcie and Morgan  maka di dapat  jumlah  379 (tiga ratus tujuh puluh sembilan) responden  dari  20 klinik diantaranya :

 

No Klinik Jumlah sampel
1 Klinik Penyakit Dalam 87
2 Klinik Jantung 34
3 Klinik Kesehatan Jiwa 34
4 Kinik Anak 21
5 Kinik Syaraf 33
6 Klinik Kulit dan Kelamin 18
7 Klinik THT 16
8 Klinik Paru 16
9 Klinik Stroke 15
10 Klinik Mata 15
11 Klinik Bedah 13
12 Konik Ortopedy 12
13 Klinik Urologi 9
14 Klinik Obgyn 7
15 Klinik Bedah Mulut 3
16 Klinik Anasthesi 2
17 Klinik VCT 15
18 Klinik DOST 13
19 Klinik Gigi dan Mulut 6
20 Klinik Medical Checkuo 9

 

Berdasarkan hasil survei kepuasan masyarakat terhadap pelayanan di instalasi rawat jalan yang telah dilakukan, selanjutnya diperoleh indikator kepuasan masyarakat  sebagai berikut :

 

NO Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.23 80.75 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.20 80.00 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.46 86.50 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 3.18 79.50 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.35 83.75  
6 Kompetensi Pelaksana 3.26 81.50 Total : 82.61
7 Perilaku Pelaksana 3.38 84.50 Katagori : BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 3.20 80.00  
9 Sarana dan Prasarana 3.48 87.00  

 

 

 

Berdasarkan tabel dan grafik  diatas dapat disimpulkan bahwa  masyarakat yang datang berobat di Instalasi rawat jalan  pada umumnya merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh Instalasi Rawat Jalan dengan total nilai  indek kepuasan masyarakat sebesar 82.61  dengan katagori BAIK

 

  1. Pelayanan di Instalasi Gawat Darurat

Survei Kepuasan yang dilakukan di Instalasi Gawat Darurat  dengan menggunakan sampel Krejcie and Morgan  maka di dapat  jumlah  126  (Seratus dua puluh eanm )) responden   dengan hasil survey yang dilakukan sebagai berikut :

 

NO Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 2.98 74.60 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.01 75.20 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 2.97 74.21 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 2.79 69.64 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 2.99 74.80  
6 Kompetensi Pelaksana 3.02 75.60 Total : 73.70
7 Perilaku Pelaksana 3.00 75.00 Katagori : KURANG BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 2.90 72.62  
9 Sarana dan Prasarana 2.87 71.63  

 

 

Berdasarkan tabel  dan Grafik diatas dari 9 (sembilan) unsur pelayanan yang dijadikan parameter dalam pengukuran kepuasan masyarakat di Instalasi Gawat darurat  dapat disimpulkan bahwa hasil pengukuran indeks kepuasan masyarakat  pada umum nya kurang bailk sehingga belum memenuhi harapan masyarakat yang berkunjung ke Instalasi Gawat Darurat dimana total nilai indeks kepuasan sebeesar 73.70  dengan katagori C (kurang baik)

 

  1. Pelayanan di Instalasi Rawat Inap

Survey Kepuasan yang dilakukan di Instalasi Rawat Inap dengan menggunakan sampel Krejcie and Morgan dilakukan pada instalasi rawat inap 1 (satu) dengan 328 (tiga ratus dua puluh delapan) responden dari 5 (lima) ruangan dan Instalasi rawat inap 2 (dua)  dengan 254 (dua ratus lima puluh empat) responden dari 6 ruangan maka di dapat  jumlah 582 lima ratus delapan puluh dua) responden dari 2 (dua) Instalasi rawat inap tersebut dari 11 (sebelas) ruangan perawatan dengan hasil perhitungan sebagai berikut:

 

NO Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.28 80.84 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.12 78.01 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.18 79.42 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 3.14 78.39 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.20 80.03  
6 Kompetensi Pelaksana 3.20 79.98 Total : 78.43
7 Perilaku Pelaksana 3.16 78.91 Katagori : BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 3.09 77.15  
9 Sarana dan Prasarana 2.92 73.11  

 

 

 

Berdasarkan tabel  dan Grafik diatas dari 9 (sembilan) unsur pelayanan yang dijadikan parameter dalam pengukuran kepuasan masyarakat di Instalasi rawat inap dapat disimpulkan bahwa hasil pengukuran indeks kepuasan masyarakat di  Instalasi Rawat Inap pada umum nya baik sehingga sudah memenuhi harapan masyarakat yang berkunjung ke Instalasi rawat inap dimana total nilai indeks kepuasan sebeesar 78.43  dengan katagori B (Baik). akan tetapi dari 9 (sembilan) unsur pelayan yang perlu mendapatkan perhatian  dan peningkatan yaitu pada unsur pelayanan sarana prasana  dengan Indek Kepuasan Masyarakat sebeesar  73.11 dengan katagori C (Kurang Baik)

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari perhitungan masing masing instalasi rawat inap sebagai berukut :

  1. Instalasi rawat inap 1

Pada instalasi rawat inap 1 (satu) dilakukan survey kepuasan masyarakat dengan 328 (tiga ratus dua puluh delapan) responden dari 5 (lima) ruang perawatan yaitu :

 

No Ruang Jumlah sampel
1 Ruang Mawar 49
2 Ruang Kemuning 121
3 Ruang Bougenvile 65
4 Raung Flamboyan 84
5 Ruang Perinatologi 9
Jumlah 328

 

NO Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.23 80.79 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.17 79.19 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.23 80.72 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 3.05 76.30 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.17 79.19  
6 Kompetensi Pelaksana 3.21 80.26 Total : 78.91
7 Perilaku Pelaksana 3.25 81.17 Katagori : BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 3.15 78.73  
9 Sarana dan Prasarana 2.95 73.86  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan indeks kepuasan masyarakat di Instalasi Rawat Inap I sebesar  78.91 dengan katagori B yaitu Baik.  Adapun  dilihat  dari 9 (sembilan) unsur pelayanan tterdapat  hasil surveI kepuasan  masyarakat sebagai berikut :

  • Katagori B (baik) 76.61 – 88.30 dari 6 (enam ) unsur pelayanan diantaranya unsur pelayanan Persyratan, prosedur, Waktu Pelayanan, Biaya/tariff, Produk jenis spesipikasi pelayanan dan kopetensi pelaksana
  • Katagori C (kurang baik) 65.00 – 76.60 dari 3 (tiga ) unsur pelayanan  perlu peningkatan diantaranya unsur pelayanan prilaku pelasana dan penanganan pengaduan saran dan masukan dan sarana dan prasarana

 

 

Adapun hasil survei kepuasan masyarakat dari maing-masing ruang pelayanan tersebut sebagai berikut :

  • Ruang Mawar

 

NO Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.22 80.61 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.14 78.57 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.02 75.51 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 3.04 76.02 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.10 77.55  
6 Kompetensi Pelaksana 3.20 80.10 Total : 77.72
7 Perilaku Pelaksana 3.35 83.67 Katagori : BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 3.20 80.10  
9 Sarana dan Prasarana 2.69 67.35  

 

 

 

 

 

 

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan bahwa pada umumnya dari 9 (sembilan) unsur pelayanan hasil survei kepuasan masyarakat di Ruang Mawar tersebut terdapat 8 (delapan) unsur pelayanan yang berada pada katagori  B (Baik) dengan  satandar Indeks Kepuasan Masyarakat 76.61 – 88.30 yaitu  antara lain unsur pelayanan persyaratan, Prosedur, Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan, Kompetensi Pelaksana, Perilaku Pelaksana, Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan akan tetapi indeks kepuasan masyarakat  adapun unsur pelayanan  dengan katagori C  (kurang Baik)  dengan standard Indek Kepuasan Masyarakat 65.00 – 76.60 yaitu unsur pelayanan Biaya/Tarif dan unsur sarana prasarana

 

 

 

 

 

  • Ruang Kemuning

 

NO Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.07 76.65 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 2.93 73.14 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.07 76.65 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 2.78 69.42 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 2.97 74.17  
6 Kompetensi Pelaksana 3.04 76.03 Total : 73.81
7 Perilaku Pelaksana 3.02 75.62 Katagori : BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 2.94 73.55  
9 Sarana dan Prasarana 2.76 69.01  

 

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan bahwa dari 9 (sembilan) unsur pelayanan  hasil survei kepuasan  masyarakat di Ruang Kemuning tersebut  3 (tiga) unsur pelayanan  berada pada katagori B (baik)  dengan indek kepuasan masyarkarat  berada pada kisaran 76.61 – 88.30 diantaranya unsur pelayanan persyaratan,Waktu pelayanan, dan kompetensi pelaksana akan tetapi (6 enam) unsur pelayanan medapat indeks kepuasan masyarakat dengan katagori  C ( kurang baik) yaitr umsur pelayanan prosedur, biaya/ tariff,  profuk dasn sprsipikasi pelayanan,kompetesi pelaynan berada pada nilai 65.00 – 76.60

 

  • Ruang Bougenvile

 

 

No

Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.72 93.08 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.72 93.08 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.82 95.38 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 3.63 90.77 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.85 96.15  
6 Kompetensi Pelaksana 3.72 93.08 Total : 93.80
7 Perilaku Pelaksana 3.83 95.77 Katagori :  SANGAT BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 3.77 94.28  
9 Sarana dan Prasarana 3.71 92.69  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan pada umumnya  dari 9 (sembilan) unsur pelayanan  hasil survei kepuasan  masyarakat  di Ruang Bougenvile berada pada katagori A (sangat baik)  dengan indek kepuasan masyarkarat  berada pada kisaran 88.31 –  100.00  sehingga sudah mamenuhi standar kepuasasn masyarakat

 

  • Ruang Flamboyan

 

 

No

Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.08 77.08 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.07 76.79 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.12 77.98 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 2.94 73.51 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 2.94 73.51  
6 Kompetensi Pelaksana 3.01 75.30 Total : 74.87
7 Perilaku Pelaksana 3.05 76.19 Katagori : KURANG BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 2.93 73.21  
9 Sarana dan Prasarana 2.841 70.24  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan pada umumnya  dari 9 (sembilan) unsur pelayanan  hasil surveI kepuasan  masyarakat Di Ruang Flamboyan berada pada katagori C (Kurang  baik)  dengan indek kepuasan masyarkarat   pada kisaran 65.00 –  76.60 .  Adapun  dilihat  dari masing – masing  unsur pelayanan tterdapat  hasil surveI kepuasan  masyarakat yang berada pada :

  • Katagori B (baik) 76.61 – 88.30 dari 3 (tiga ) unsur pelayanan diantaranya unsur pelayanan persyaratan, Prosedur dan waktu pelayanan,
  • Katagori C (kurang baik) 65.00 – 76.60 dari 6 (enam) unsur pelayanan  perlu peningkatan diantaranya unsur biaya/tariff, Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan, Kompetensi Pelaksana prilaku pelasana dan penanganan pengaduan saran dan masukan  dan sarana dan prasarana

 

  • Ruang Perinatologi

 

 

 

Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.00 75.00 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.11 77.78 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.00 75.00 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 3.33 83.33 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.11 77.78  
6 Kompetensi Pelaksana 3.33 83.33 Total : 75.93
7 Perilaku Pelaksana 3.00 75.00 Katagori : KURANG BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 2.89 72.22  
9 Sarana dan Prasarana 2.56 63.89  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan indeks kepuasan masyarakat di ruang perinatologi  sebesar  75.93 dengan katagori C yaitu kurang baik.  Adapun  dilihat  dari 9 (sembilan) unsur pelayanan tterdapat  hasil surveI kepuasan  masyarakat yang berada pada :

  • Katagori B (baik) 76.61 – 88.30 dari 4 (empat ) unsur pelayanan diantaranya unsur pelayanan prosedur, Biaya/tariff, Produk jenis spesipikasi pelayanan dan kopetensi pelaksana adapun yang perlu ditingkatkan yaitu pada unsur
  • Katagori C(kurang baik) 65.00 – 76.60 dari 4 (empat ) unsur pelayanan  perlu peningkatan diantaranya unsur pelayanan persyaratan, waktu pelayanan, prilaku pelasana dan penanganan pengaduan saran dan masukan
  • Katagori D (tidak baik) 25.00 – 64.99 yaitu dari unsur pelayanan sarana dan prasarana. Unsur ini perlu perhatian dari berbagai pihak dalam perbaikan guna memenuhi strandar.

 

  1. Instalasi rawat inap II

Pada instalasi rawat inap II (dua) dilakukan surveI kepuasan masyarakat dengan 254 (Dua ratus lima puluh empat) responden dari 6 (enam) ruang perawatan    yaitu :

No Ruang Jumlah sampel
1 Ruang  Anggrek 25
2 Ruang Melati 75
3 Ruang  Anyelir 49
4 Raung  Teratai 57
5 Ruang  Stroke Unit 12
6 Ruang Kenanga 36
Jumlah 254

 

 

 

 

 

 

No

Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.25 81.20 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.07 76.77 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.12 78.05 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 3.26 81.40 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.26 81.40  
6 Kompetensi Pelaksana 3.20 79.92 Total : 78.09
7 Perilaku Pelaksana 3.05 76.28 Katagori :  BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 3.02 75.39  
9 Sarana dan Prasarana 2.90 72.44  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan indeks kepuasan masyarakat di Instalasi Rawat Inap II sebesar  78.09 dengan katagori B yaitu Baik.  Adapun  dilihat  dari 9 (sembilan) unsur pelayanan tterdapat  hasil surveI kepuasan  masyarakat sebagai berikut :

  • Katagori B (baik) 76.61 – 88.30 dari 6 (enam ) unsur pelayanan diantaranya unsur pelayanan Persyratan, prosedur, Waktu Pelayanan, Biaya/tariff, Produk jenis spesipikasi pelayanan dan kopetensi pelaksana
  • Katagori C (kurang baik) 65.00 – 76.60 dari 3 (tiga ) unsur pelayanan  perlu peningkatan diantaranya unsur pelayanan prilaku pelasana dan penanganan pengaduan saran dan masukan dan sarana dan prasarana

 

Adapun hasil surveI kepuasan masyarakat dari maing-masing ruang pelayanan tersebut sebagai berikut :

 

  • Ruang Anggrek

 

 

No

Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.28 82.00 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.04 76.00 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.08 77.00 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 3.28 82.00 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.16 79.00  
6 Kompetensi Pelaksana 3.08 77.00 Total : 77.22
7 Perilaku Pelaksana 2.96 74.00 Katagori :  BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 3.04 76.00  
9 Sarana dan Prasarana 2.88 72.00  

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan indeks kepuasan masyarakat di ruang Anggrek  sebesar  77.22 dengan katagori B yaitu Baik.  Adapun  dilihat  dari 9 (sembilan) unsur pelayanan tterdapat  hasil survei kepuasan  masyarakat sebagai berikut :

  • Katagori B (baik) 76.61 – 88.30 dari 6 (enam ) unsur pelayanan diantaranya unsur pelayanan Persyaratan, prosedur, waktu pelayanan, Biaya/tariff, Produk jenis spesipikasi pelayanan dan kopetensi pelaksana
  • Katagori C(kurang baik) 65.00 – 76.60 dari 3 (tiga ) unsur pelayanan  perlu peningkatan diantaranya unsur prilaku pelasana, penanganan pengaduan saran dan masukan dan sarana dan prasarana

 

  • Ruang Melati

 

 

NO

Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.21 80.33 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.12 78.00 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.07 76.67 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 3.27 81.67 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.21 80.33  
6 Kompetensi Pelaksana 3.17 79.33 Total : 77.74
7 Perilaku Pelaksana 3.04 76.00 Katagori :  BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 3.08 77.00  
9 Sarana dan Prasarana 2.81 70.33  

 

 

 

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan indeks kepuasan masyarakat di ruang Melati sebesar  77.74 dengan katagori B yaitu Baik.  Adapun  dilihat  dari 9 (sembilan) unsur pelayanan tterdapat  hasil survei kepuasan  masyarakat sebagai berikut :

  • Katagori B (baik) 76.61 – 88.30 dari 7 ( tujuh ) unsur pelayanan diantaranya unsur pelayanan Persyaratan, prosedur, waktu pelayanan, Biaya/tariff, Produk jenis spesipikasi pelayana, kopetensi pelaksana dan penanganan pengaduan saran dan masukan
  • Katagori C(kurang baik) 65.00 – 76.60 dari 2 (dua ) unsur pelayanan  perlu peningkatan diantaranya unsur prilaku pelasana  dan sarana dan prasarana

 

  • Ruang Anyelir

 

No

 

Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.14 78.57 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.06 76.58 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.18 79.59 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 3.29 82.14 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.27 81.63  
6 Kompetensi Pelaksana 3.22 80.61 Total : 78.46
7 Perilaku Pelaksana 3.00 75.00 Katagori :  BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 3.18 79.59  
9 Sarana dan Prasarana 2.90 72.45  

 

 

 

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan indeks kepuasan masyarakat di ruang Melati sebesar  78.46 dengan katagori B yaitu Baik.  Adapun  dilihat  dari 9 (sembilan) unsur pelayanan tterdapat  hasil survei kepuasan  masyarakat sebagai berikut :

  • Katagori B (baik) 76.61 – 88.30 dari 6 ( enam ) unsur pelayanan diantaranya unsur pelayanan Persyaratan,  waktu pelayanan, Biaya/tariff, Produk jenis spesipikasi pelayana, kopetensi pelaksana dan penanganan pengaduan saran dan masukan
  • Katagori C(kurang baik) 65.00 – 76.60 dari 3 (dua ) unsur pelayanan  perlu peningkatan diantaranya unsur Prosedur, prilaku pelasana dan sarana dan prasarana

 

 

 

 

 

  • Ruang Teratai

 

No

 

Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.46 86.40 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.05 76.32 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.26 81.58 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 3.37 84.21 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.39 84.65  
6 Kompetensi Pelaksana 3.33 83.33 Total : 80.75
7 Perilaku Pelaksana 3.18 79.39 Katagori :  BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 2.96 74.12  
9 Sarana dan Prasarana 3.07 76.75  

 

 

 

 

 

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan indeks kepuasan masyarakat di ruang Melati sebesar  80.75  dengan katagori B yaitu Baik.  Adapun  dilihat  dari 9 (sembilan) unsur pelayanan tterdapat  hasil survei kepuasan  masyarakat sebagai berikut :

  • Katagori B (baik) 76.61 – 88.30 dari 6 ( enam ) unsur pelayanan diantaranya unsur pelayanan Persyaratan,  waktu pelayanan, Biaya/tariff, Produk jenis spesipikasi pelayana, kopetensi pelaksana dan Prilaku Pelaksana
  • Katagori C(kurang baik) 65.00 – 76.60 dari 3 (tiga ) unsur pelayanan  perlu peningkatan diantaranya unsur Prosedur, penanganan pengaduan saran dan masukan dan sarana dan prasarana

 

 

  • Ruang Unit Stroke
No

 

Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.42 85.42 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.42 85.42 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.25 81.25 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 3.17 79.17 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.58 89.58  
6 Kompetensi Pelaksana 3.58 89.58 Total : 83.80
7 Perilaku Pelaksana 3.58 89.58 Katagori :  SANGAT  BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 3.00 75.00  
9 Sarana dan Prasarana 3.17 79.17  

 

 

 

 

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan indeks kepuasan masyarakat di ruang Melati sebesar  80.75  dengan katagori A yaitu  Sangat Baik.  Adapun  dilihat  dari 9 (sembilan) unsur pelayanan tterdapat  hasil survei kepuasan  masyarakat sebagai berikut :

  • Katagori A (Sangat baik) 88.31 – 100.00 dari 6 ( enam ) unsur pelayanan diantaranya unsur pelayanan Persyaratan, Prosedur, waktu pelayanan, Produk jenis spesipikasi pelayana, kopetensi pelaksana dan Prilaku Pelaksana
  • Katagori B (Baik) 76.61 – 88.30 dari 2 (dua ) unsur pelayanan  perlu peningkatan diantaranya unsur Biaya/tariff dan sarana dan prasarana
  • Katagori C(kurang baik) 65.00 – 76.60 dari 1 (satu ) unsur pelayanan  perlu peningkatan diantaranya unsur pelayanan penanganan pengaduan saran dan masukan

 

 

  • Ruang Kenanga

 

No

 

Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.17 79.17 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.00 75.00 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.00 75.00 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 3.14 78.47 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.19 79.86  
6 Kompetensi Pelaksana 3.03 75.69 Total : 75.23
7 Perilaku Pelaksana 2.92 72.92 Katagori :  KURANG BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 2.83 70.83  
9 Sarana dan Prasarana 2.81 70.14  

 

 

 

 

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan indeks kepuasan masyarakat di ruang Melati sebesar  75.23  dengan katagori C yaitu  Kurang Baik.  Adapun  dilihat  dari 9 (sembilan) unsur pelayanan tterdapat  hasil survei kepuasan  masyarakat sebagai berikut :

  • Katagori B (Baik) 76.61 – 88.30 dari 3 ( tiga ) unsur pelayanan diantaranya unsur pelayanan  Persyaratan,  Biaya /Tarif, Produk jenis spesipikasi pelayana, kopetensi pelaksana dan Prilaku Pelaksana
  • Katagori C (kurang baik) 65.00 – 76.60 dari 6  (Enam ) unsur pelayanan  perlu peningkatan diantaranya unsur  Prosedur, Waktu Pelayanan, Kopentensi Pelaksana, Prilaku Pelaksana, pelayanan penanganan pengaduan saran dan masukan  dan sarana dan prasarana

 

 

 

  1. Instalasi Laboratirum

Survey Kepuasan yang dilakukan di Instalasi Laboratorium dengan menggunakan sampel Krejcie and Morgan dilakukan dengan 152  (seratus lima puluh dua)  responden  dengan hasil  perhitungan survey  sebagai berikut:

No

 

Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.13 78.29 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.07 76.64 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.05 76.32 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 2.99 74.82 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.13 74.13  
6 Kompetensi Pelaksana 3.01 75.33 Total : 76.30
7 Perilaku Pelaksana 3.00 75.00 Katagori :  KURANG BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 2.97 74.34  
9 Sarana dan Prasarana 3.11 77.80  

 

 

 

 

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan indeks kepuasan masyarakat di Instalasi Laboratorium sebesar  76.30  dengan katagori C yaitu  Kurang Baik.  Adapun  dilihat  dari 9 (sembilan) unsur pelayanan tterdapat  hasil survei kepuasan  masyarakat sebagai berikut :

  • Katagori B (Baik) 76.61 – 88.30 dari 3 ( tiga ) unsur pelayanan diantaranya unsur pelayanan  Persyaratan,  Prosedur dan Sarana dan Prasarana
  • Katagori C (kurang baik) 65.00 – 76.60 dari 6  (Enam ) unsur pelayanan  perlu peningkatan diantaranya unsur  Waktu Pelayanan, Biaya/Tarif, Produk jenis spesipikasi pelayanan. Kopentensi Pelaksana, Prilaku Pelaksana, pelayanan penanganan pengaduan  saran dan masukan.

 

  1. Instalasi Radiologi

Survey Kepuasan yang dilakukan di Instalasi Radiologi dengan menggunakan sampel Krejcie and Morgan dilakukan dengan 334  (Tiga ratus tiga puluh empat)  responden  dengan hasil  perhitungan survey  sebagai berikut:

No

 

Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.11 77.69 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.13 78.29 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.11 77.77 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 2.98 74.48 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.15 78.74  
6 Kompetensi Pelaksana 3.10 77.54 Total : 77.07
7 Perilaku Pelaksana 3.10 77.62 Katagori :  BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 3.01 75.37  
9 Sarana dan Prasarana 3.04 76.12  

 

 

 

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan indeks kepuasan masyarakat di Instalasi Radiologi sebesar  77.07  dengan katagori B yaitu Baik.  Adapun  dilihat  dari 9 (sembilan) unsur pelayanan tterdapat  hasil survei kepuasan  masyarakat sebagai berikut :

  • Katagori B (Baik) 76.61 – 88.30 dari 3 ( tiga ) unsur pelayanan diantaranya unsur pelayanan  Persyaratan,  Prosedur, Waktu Pelayanan,  Produk Jenis Spesipikasi  Pelayanan, Kopetensi pelaksana dan  Prilaku Pelaksana
  • Katagori C (kurang baik) 65.00 – 76.60 dari 6  (Enam ) unsur pelayanan  perlu peningkatan diantaranya unsur  Biaya/Tarif, penanganan pengaduan saran dan masukan dan sarana dan prasarana.

 

  1. Instalasi Hemodialisa dan Rehabilitasi Medik

Survei Kepuasan yang dilakukan di Instalasi Hemodialisa dan rehabilitasi medik dengan menggunakan sampel Krejcie and Morgan dengan 52  (lima puluh dua)  responden   dari unit pelayanan Hemodialisa sebanyak 30 ( tiga puluh) responden dan di unit pelayanan Rehabilitasi medik  22 responden dengan hasil  perhitungan survey  sebagai berikut:

 

No

 

Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 2.92 73.08 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.00 75.00 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.02 75.48 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 2.65 66.35 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.19 79.81  
6 Kompetensi Pelaksana 3.08 76.92 Total : 73.18
7 Perilaku Pelaksana 3.04 75.96 Katagori :  KURANG  BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 2.87 71.63  
9 Sarana dan Prasarana 2.58 64.42  

 

 

 

 

Berdasarkan tabel  dan Grafik diatas dari 9 (sembilan) unsur pelayanan yang dijadikan parameter dalam pengukuran kepuasan masyarakat di Instalasi Hemodialisa dan Rehabilitasi Medik  dapat disimpulkan bahwa hasil pengukuran indeks kepuasan masyarakat di  Instalasi Hemodialisa dan Rehabilitasi Medik  pada umum nya kurang  baik sehingga sebeesar 73.18  dengan katagori C (Kurang Baik). akan tetapi dari 9 (sembilan) unsur pelayan yang perlu mendapatkan perhatian  dan peningkatan yaitu pada unsur pelayanan sarana prasana  dengan Indek Kepuasan Masyarakat sebeesar  64.42 dengan katagori CD ( Tidak Baik)

Adapun hasil survei dari masing masing unit pelayanan  sebagai berikut :

 

 

 

  1. Unit Pelayanan Hemodialisa

 

No

 

Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 2.73 68.33 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 2.87 71.67 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 3.13 78.33 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 2.47 61.67 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.10 77.50  
6 Kompetensi Pelaksana 3.10 77.50 Total : 71.39
7 Perilaku Pelaksana 2.97 74.17 Katagori :  KURANG  BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 2.77 69.17  
9 Sarana dan Prasarana 2.57 64.17  

 

 

 

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan indeks kepuasan masyarakat di Unit Pelayanan Hemodialisa sebesar  71.39  dengan katagori C yaitu Kurang Baik.  Adapun  dilihat  dari 9 (sembilan) unsur pelayanan tterdapat  hasil survei kepuasan  masyarakat sebagai berikut :

  • Katagori B (Baik) 76.61 – 88.30 dari 3 ( tiga ) unsur pelayanan diantaranya unsur Waktu Pelayanan,  Produk Jenis Spesipikasi  Pelayanan, dan Kopetensi pelaksana , Prilaku Pelaksana.
  • Katagori C (kurang baik) 65.00 – 76.60 dari 3  (tiga ) unsur pelayanan  Persyaratan, Prosedur dan   penanganan pengaduan saran dan masukan.
  • Katagori D (tidak baik) 25.00 – 64.99  dari 2 (dua ) unsur pelayanan  perlu peningkatan diantaranya unsur  Biaya/Tarif, dan sarana dan prasarana

 

  1. Unit Pelayanan Rehabililitasi Medik
No

 

Unsur Pelayanan Nilai rata- rata IKM unsur Pelayanan Standar Dan NIlai IKM Unit Pelayanan
1 Persayaratan 3.18 79.55 A (sangat baik) : 88.31 – 100.00
2 Prosedur 3.18 79.55 B (baik)               : 76.61 – 88.30
3 Waktu Pelayanan 2.86 71.59 C (kurang baik)  :  65.00 – 76.60
4 Biaya / Tarif 2.91 72.73 D (tidak baik)     :  25.00 – 64.99
5 Produk Jenis Spesipikasi Pelayanan 3.32 82.95  
6 Kompetensi Pelaksana 3.05 76.14 Total : 75.63
7 Perilaku Pelaksana 3.14 78.41 Katagori :  KURANG  BAIK
8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 3.00 75.00  
9 Sarana dan Prasarana 2.59 64.77  

 

 

 

Berdasarkan perhitungan pada tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan indeks kepuasan masyarakat di Unit Pelayanan Hemodialisa sebesar  75.63  dengan katagori D yaitu Kurang Baik.  Adapun  dilihat  dari 9 (sembilan) unsur pelayanan tterdapat  hasil survei kepuasan  masyarakat sebagai berikut :

  • Katagori B (Baik) 76.61 – 88.30 dari 5 ( lima ) unsur pelayanan diantaranya unsur  Persyaratan, Prosedur, Waktu Pelayanan,  Produk Jenis Spesipikasi  Pelayanan, dan Kopetensi pelaksana  dan Prilaku Pelaksana.
  • Katagori C (kurang baik) 65.00 – 76.60 dari 3  (tiga ) unsur pelayanan  Waktu Pelayanan, Biyaa Tarif, Kopetensi Pelaksana, dan   penanganan pengaduan saran dan masukan.
  • Katagori D (tidak baik) 25.00 – 64.99  dari 1(satu ) unsur pelayanan  sarana dan prasarana

 

 


IMG_0588.jpg
26/May/2022

RSUD Bayu Asih Kabupaten Purwakarta, pada tanggal 27-28 November 2019 yang lalu telah melaksanakan Verifikasi 1 Akreditasi SNARS Edisi 1 oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dan menugaskan dua orang Surveiornya untuk memverifikasi akreditasi rumah sakit kami.

Pada hari pertama kami melaksanakan telusur dokumen yang dibagi menjadi dua, surveior pertama untuk standar manajemen dan surveior kedua di standar medis dan keperawatan. Dalam jadwal yang dilampirkan pada surat dari oleh KARS, hari pertama itu melakukan kegiatan telusur dokumen dan dilanjutkan telusur lapang setelah ishoma, namun pada kenyataanya telusur dokumen membutuhkan waktu satu hari penuh.

Dan pada hari terakhir, yaitu hari kedua dimulai jam 08.00 WIB dengan langsung melakukan telusur lapangan, dimulai dari Pendaftaran, Klinik Rawat Jalan, IGD, Rawat Inap, Generator Oksigen, Genset hingga IPAL. Semua yang berkaitan dengan mutu pelayanan pasien tidak luput dari penelusuran surveior. Semua yang terlibat dalam verifikasi ini, pegawai, karyawan/ti RSUD Bayu Asih sangat antusias dalam menjalani setiap kegiatan verifikasi akreditasi ini dimulai dari telusur dokumen hingga exit conference pun masih semangat.

Di akhir acara, surveior berpesan bahwa akreditasi itu bukan setiap tahun, namun dilakukan setiap hari, tunjuk survieor dari internal rumah sakit untuk terus memonitor dan mengevaluasi implementasi regulasi yang sudah ada. Membuat jadwal telusur dokumen dan telusur lapangan dan dilaksanakan selayaknya penilaian akreditasi dan verifikasi per periode. Pertahankan yang sudah baik, tingkatkan yang masih belum diperbaiki.

Semangat akreditasi…..

RSUD Bayu Asih…. Profesional…..Bermutu…..Ramah….

Akreditasi….Paripurna, Yes..Yes..Yes..Yes..Yes……..


IMG_9266.jpg
26/May/2022

Serah terima Jabatan Ketua Komite Medik (KOMDIK) untuk periode 2019-2022 yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 14 November 2019 lalu, dilakukan penandatanganan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung Direktur RSUD Bayu Asih Kabupaten Purwakarta dr. H. Agung Darwis Suriaatmadja, M.Kes. Ketua KOMDIK baru dr. Muhamad Eric Juniarto, Sp.OG akan mengemban tugas baru. Semoga amanah dalam menjalankan tugasnya.


Promkes.jpg
26/May/2022

Memperingati Hari Stroke Sedunia pada tanggal 29 Oktober 2019, Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) beserta teman-teman dari KSM Neurologi menyelenggarakan penyuluhan yang dilakukan dengan  dr. Zuhaira Syam, Sp.S, M.Kes dan dr. Murti Astuti, Sp.S sebagai narasumber, dalam penyampain penyuluhan dilakukan disekitar klinik Syaraf dan Stroke RSUD Bayu Asih.

Sasaran penyuluhan ini lebih kepada pasien-pasien stroke, para pengunjung rumah sakit serta keluarga-keluarga pasien stroke yang sedang dirawat di RSUD Bayu Asih Kabupaten Purwakarta.

Dalam penyampaiannya, dr. Zuhaira Syam, Sp.S, M.Kes menjelaskan tentang apa itu stroke, seberat apakah penyakit stroke dan bagaimana cara pencegahan serta mengetahui bagaimana gejala dan tanda-tanda stroke terjadi. Sedangkan dr. Murti Astuti, Sp.S lebih menjelaskan bagaimana penanganan Stroke Infark Akut.

Stroke adalah penyakit pembuluh darah Otak. Definis munurut WHO, Stroke adalah suatu keadaan dimana ditemukan tanda-tanda klinis yang berkembang cepat berupa deficit neurologic fokal dan global, yang dapat memberat dan berlangsung lama selama 24 jam atau lebih dan atau dapat menyebabkan kematian, tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vascular.

Stroke merupakan salah satu penyebab kecacatan utama pada tubuh manusia. Menurut data WHO pada tahun 2011, stroke merupakan penyebab kematian kedua dan kecacatan dengan angka 6.15 juta kematian per tahun / 10.8% setelah penyakit jantung dengan angka 7.25 juta kematian per tahun/12.8 % dan penyebab kematian nomor satu menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Penyebab Stroke adalah karena terjadinya penyumbatan, penyempitan, serta pecahnya pembuluh darah yang menuju ke otak sehinga asupan darah dan juga oksigen menuju ke otak semakin menurun dan bisa menyebabkan serangkaian darii terjadinya reaksi biokimia yang bisa membuat sel-sel saraf otak menjadi mati.

Faktor- faktor resiko stroke, meliputi :

Yang tidak dirubah

  • Faktor usia
  • Fakto RAS
  • Faktor Jenis kelamin
  • Faktor riwayat keluarga stroke / TIA (Transient Ischemic Attack)
  • Yang dapat dirubah

Pada faktor ini dikelompokan menjadi 2 kelompok factor yang dapat dirubah, yaitu :

  1. Faktor kesehatan :
  • Hipertensi
  • Diabetes
  • Dislipidemi
  • Stenosis karotis
  • Penyakit Sickle Cell

2.  Faktor gaya hidup :

  • Merokok
  • Faktor diet
  • Obesitas
  • Inaktifitas fisik
  • Terapi hormon

 

 

Gejala dan tanda-tanda terjadinya stroke dengan mengingat slogan “SeGeRa Ke RS”;

  • Senyum tidak simetris atau mencong ke satu sisi, tersedak, dan sulit menelan air minum secara tiba-tiba.
  • Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba, biasanya tubuh bagian kanan.
  • BicaRa pelo atau tiba-tiba tidak dapat berbicara/ tidak mengerti kata-kata/ bicara tidak nyambung.
  • Kebas atau baal, kesemutan separuh badan
  • Rabun, pandangan satu mata kabur, terjadi tiba-tiba.
  • Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan tidak pernah dirasakan sebelumnya. Gangguan fungsi keseimbangan, seperti terasa berputar, gerakan sulit dikoordinasi.

Langkah utama untuk mencegah stroke adalah menerapkan gaya hidup sehat. Selain itu, kenali dan hindari faktor risiko yang ada, serta ikuti anjuran dokter. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah stroke, antara lain:

  1. Mengatur Pola Makan

Hindari konsumsi garam yang berlebihan dan berlemak dapat meningkatkan jumlah kolesterol dalam darah dan risiko menimbulkan hipertensi yang dapat memicu terjadinya stroke. Jenis makanan yang rendah lemak dan tinggi serat sangat disarankan untuk kesehatan. Hindari konsumsi garam yang berlebihan. Konsumsi garam yang baik adalah sebanyak 6 gram atau satu sendok teh per hari.

  1. Melakukan Olahraga yang teratur

Melakukan aktivitas fisik aerobic (jalan cepat, bersepeda, berenang dll) secara teratur minimum 3x/minggu dapat menurunkan tekanan darah, memperbaiki kebiasaan makan dan menurunkan berat badan.

  1. Menghentikan kebiasaan merokok

Bisa menyebabkan peninggian koagubilitas, viskositas darah, meninggikan TD, menaikkan Ht dan menurunkan HDL

  1. Menghindari Minum Alkohol dan Penyalahgunaan Obat-obatan terlarang

Penyalahgunaan obat seperti kokain, heroin penilpropanolamin dan mengkonsumsi alcohol dalam dosis berlebihan dan jangka panjang (abuse alcohol) memudahkan terjadinya stroke

  1. Penanganan Stres dan beristirahat yang cukup

Istirahat cukup dan tidur teratur (6-8 jam sehari).

Mengendalikan stress : berpikir positif, pekerjaan satu persatu, ramah. Mensyukuri hidup, mendekatkan diri pada Tuhan YME

  1. Pemeriksaan Kesehatan secara teratur dan taat anjuran dokter dalam hal diet dan Obat

Kontrol faktor resiko teratur : Peny. Jantung, Hipertensi, Dislipidemia, Diabetes.

Pengobatan teratur, diet dan gaya hidup sehat. Kesehatan gigi  dan mulut diperhatikan secara teratur.

Seperti pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati. Deteksi dini tentang gejala-gejala stroke, cegah dengan pola-pola hidup sehat dan semoga kita terus berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan terus diberikan kesehatan baik di dunia maupun di akhirat.

Salam sehat!


Larangan-Anak-Besuk.jpg
26/May/2022

 

Setiap rumah sakit selalu ada larangan anak tidak boleh dibawa ke ruangan, akan tetapi terkadang pengunjung tidak terima atau tidak mengerti kenapa anaknya tidak boleh dibawa masuk. Alasan pengunjungpun sangat klasik karena tidak ada yang menunggu si anak lah, si pasien ingin dijenguk oleh anak atau cucu kesayangannya atau alasan si anak ingin bertemu pasien (bapak/ibunya) karena kangen atau alasan lain yang memaksakan si pengunjung ingin membawa anaknya masuk ke ruangan perawatan.
Ada beberapa akibat jika orang tua memaksa ingin membawa anaknya masuk ke ruang perawatan untuk membesuk, ini penjelasan mengapa ANAK SEHAT DIBAWAH USIA 12 TAHUN DILARANG MASUK RUANG PERAWATAN :

1. Sistem Imunitas Belum Sempurna.
Anak memiliki sistem imunitas/kekebalan tubuh yang belum sempurna, sehingga berisiko terkena infeksi nosokomial (HAIs = Healthcare Asosiation Infection) yang dapat disebarkan/ditularkan oleh pasien RS.

2. RS Tempat Berkumpul Orang Sakit.
Rumah sakit tempat berkumpulnya orang sakit, sehingga banyak penyakit berbahaya yang sangat mudah ditularkan dari orang sakit ke orang lain disekitarnya.

3. Bakteri RS Jauh Lebih Ganas.
Kuantitas dan kualitas serta ketahanan terhadap antibiotik dari bakteri dan kuman penyakit di rumah sakit menyebabkan bakteri di RS jauh lebih ganas dibandingkan bakteri yang sama ditempat umum lainnya.

4. Cross Infection.
Infeksi nosokomial bersifat Cross Infection yaitu dapat ditularkan dari petugas medis ke pasien, dari pasien ke pasien lainnya, dari pasien ke pengunjung rumah sakit, yang ditularkan melalui kontak langsung atau melalui udara/pernafasan.

5. Risiko Tertular Infeksi Sepulangnya dari RS.
Anak memiliki risiko lebih tinggi tertular infeksi sepulangnya dari rumah sakit (700.000 setiap tahunnya), hasil penelitian University of Iowa College of Medicine.

Jadi, jika orang tua lebih sayang kepada anaknya dan tetap ingin dalam kondisi sehat alangkah baiknya jika anak sehat jangan dibawa ke Rumah Sakit apalagi sampai masuk ke dalam Ruang Perawatan. Selalu perhatikan resiko terburuk terhadap anak, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Cegah anak anda untuk terhidar dari hal-hal terburuk jika berkunjung ke Rumah Sakit.

Semoga bermanfaat dan dapat diterapkan di rumah sakit manapun.


IMG_7747.jpg
26/May/2022

ASI eksklusif adalah pemberian ASI (air susu ibu) ke bayi yang baru lahir sampai usianya 6 bulan. Selama kurun waktu 6 bulan tersebut, bayi hanya diperbolehkan menerima ASI dan tidak diberikan makanan atau minuman lainnya, termasuk air putih. Bayi mulai diperkenalkan berbagai jenis makanan saat berusia di atas 6 bulan dengan tetap diberikan ASI.
Hal ini disebut sebagai makanan pendamping ASI (MPASI). Itulah mengapa sebaiknya pemberian ASI masih terus dilanjutkan sampai bayi genap berusia 2 tahun.
Untuk memenuhi kebutuhan para ibu menyusui, diperlukan ruangan khusus untuk menyusui jika sedang berada diluar rumah atau berada di tempat-tempat pelayanan publik.
Pojok ASI atau Ruang Laktasi adalah sebuah ruangan khusus yang sengaja disediakan oleh institusi (perkantoran, perusahaan, tempat bekerja) yang memiliki fungsi untuk memberikan privasi bagi seorang ibu menyusui untuk memberikan ASI kepada bayinya.
Pemerintah Kabupaten Purwakarta berkomitmen terhadap ibu yang memiliki bayi dan balita untuk mendapatkan hak privasi dan kenyamanan dalam memberikan ASI ekslusif selama 2 tahun dengan difasilitasinya Ruang Laktasi atau Pojok ASI pada OPD pelayanan publik.
Untuk di Kabupaten Purwakarta, RSUD Bayu Asih adalah lembaga pemerintah pertama yang memiliki Ruang Laktasi, dan ini akan menjadi contoh bagi lembaga-lembaga lain untuk menyediakan Ruang Laktasi. Dan hari ini, ibu Bupati Anne Ratna Mustika telah meresmikan Ruang Laktasi di RSUD Bayu Asih Kabupaten Purwakarta.